Sabtu, 1 April 2023

Penyuluhan Hukum di Ponpes Darul Ihsan, Ini Tujuan Komunitas Dosen Muda UIN Jambi

Sabtu, 18 Maret 2023 | 16:02:13 WIB


Komunitas dosen muda UIN STS Jambi melaksanakan kegiatan penyuluhan hukum di Pondok Pesantren Darul Ihsan, Kota Jambi, Jumat (17/3)/ Metrojambi.com/ Ichsan
Komunitas dosen muda UIN STS Jambi melaksanakan kegiatan penyuluhan hukum di Pondok Pesantren Darul Ihsan, Kota Jambi, Jumat (17/3)/ Metrojambi.com/ Ichsan /

JAMBI- Komunitas dosen muda Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi melaksanakan kegiatan penyuluhan hukum di Pondok Pesantren Darul Ihsan, Kota Jambi, Jumat (17/3) kemarin dengan menyongsong tema "Etika Pergaulan Santri Millenial" yang diikuti oleh puluhan santriwan dan santriwati. 
 
Kegiatan terebut dihadiri oleh Akademisi yang mumpuni dalam bidang hukum dan bidang sosial, diantaranya Dr. Anggi Purnama Harahap, MH, Muhammad Aiman, MH, Akbar Imanuddin, M. Ud dan Afriansyah, M. Si. 
 
Mereka yang hadir memberikan informasi serta edukasi kepada para santri mengenai bagaimana etika dalam bergaul serta dampak hukum ketika terjadi pelanggaran yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.
 
Dr. Anggi Purnama Harahap, MH menyampaikan, apapun yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari harus mengikuti aturan dan ketika aturan tidak dihiraukan maka akan ada dampak hukum yang diterima. 
 
"Hari ini saya menyampaikan kepada santri bagaimana hukum itu mengatur kehidupan kita sehari-hari. Singkatnya kita minimalisir hal-hal atau perilaku negatif, karena jika salah langkah kita bisa tersandung permasalahan hukum," ujarnya, Sabtu (18/3). 
 
Sementara itu, Muhammad Aiman Bafadhal, MH mengatakan, selain di zaman yang serba digital bukan hanya etika dan perilaku di dunia nyata saja yang harus di perhatikan. Akan tetapi di ranah digital juga mesti di cermati karena jika terjadi kesalahan maka tidak menutup kemungkinan akan menimbulkan permasalahan hukum bagi santri. 
 
"Walaupun santri di sini tidak diperkenankan untuk menggunakan Handphone, namun saya menekankan bahwa ketika mereka pulang dan menggunakan Handphone tentu mereka harus paham etika di dunia digital. Banyak permasalahan hukum yang terjadi akibat ketidaktahuan akan etika diranah digital," katanya. 
 
Akbar Imanudin, M. Ud salah seorang pemateri yang memilik background agama dan sehari-hari menjadi tenaga pengajar di salah satu Pondok Pesantren di Kota Jambi mengatakan, sebagai seorang santri harus lebih pandai menjaga sikap dalam bergaul serta harus menjadikan agama sebagai sendi-sendi yang memproteksi diri untuk tidak melakukan hal yang merugikan diri sendiri dan orang lain. 
 
"Saya dulu juga pernah menjadi santri, jadi paham bagaimana sudut pandang menjadi seorang santri. Saya arahkan anak-anak agar melakukan segala sesuatu, harus mengikuti aturan dan saya ingatkan juga bahwa kita sebagai seorang muslim harus mengadopsi sifat-sifat Baginda Rasulullah Muhammad SAW dalam berkehidupan," katanya.
 
Afriansyah, M. Si menyampaikan, kegiatan yang dilakukan merupakan upaya dari kelompok Akademisi UIN STS Jambi untuk memproteksi anak-anak muda yang belakangan seringkali melakukan kegiatan yang melanggar aturan dan berpotensi berurusan dengan aparat penegak hukum. 
 
"Kegiatan ini dalam rangka mengedukasi anak-anak santri Pondok Pesantren Darul Ihsan agar mereka yang sudah baik ini menjadi lebih baik lagi," terangnya. 
 
Kegiatan yang dibuat ini, kata Afriansyah, berangkat dari keresahan masyarakat yang belakangan ini melihat banyak perilaku yang tidak sesuai dengan etika dan dilakukan oleh anak atau remaja. 
 
Oleh karena itu pihaknya mencoba memberikan arahan, serta mengedukasi santri di Ponpes Darul Ihsan agar para santri tidak mudah terpengaruh dengan hal yang sifatnya negatif.
 
"Mudah-mudahan kedepan mereka lebih baik lagi dalam pergaulan sehari-hari," tuturnya. 
 
Pimpinan pondok pesantren Abah Ihsan pun mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih atas kehadiran dosen dari UIN STS Jambi, telah memberikan informasi mengenai hukum yang berlaku. 
 
"Harapan saya agar ada perubahan yang terjadi pada santri pasca adanya penyuluhan hukum ini. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa menjadi pegangan dan acuan bagi para santri dalam pergaulan sehari-hari, dan kegiatan seperti ini terus di agendakan agar makin banyak pengetahuan yang di dapat oleh santri agar menjadi lebih baik," pungkasnya. 

Penulis: Ichsan
Editor: Ichsan



comments